Thumbnail - Cara Bisa Install Buffalo pada Windows 10

Cara Bisa Install Buffalo pada Windows 10

Kang Admin Avatar

Oleh I Kadek Adi Gunawan

Pada

Kali ini saya akan memberikan langkah install Buffalo pada windows dan membuat sebuah project baru serta menjalankan local server. Pastikan jika hendak mengikuti tutorial kali ini telah menginstall golang serta nodejs versi 8 atau lebih pada OS Windows, Sebuah variable GOPATH yang mengarah ke direktori projects yang nantinya tempat semua go project akan berada.

Kenapa Harus Buffalo

Buffalo adalah sebuah web framework yang menggunakan bahasa go, yang memiliki struktur folder dan cara penggunaan yang miri dengan webframework Ruby on Rails. Sehingga bagi yang terbiasa menggunakan RoR pasti gampang untuk menggunakan framework ini.

Saya ingin menggunakan buffalo karen menggunakan bahasa go dimana lebih cepat serta lebih optimal ketimbang bahasa lainnya yang sering digunakan sebagai backend seperti ruby, python, java dan PHP sesuai dengan artike berikut Bahasa Pemrograman: Mengenal Go dan Kelebihannya untuk Product Development Selain hal itu Buffalo terintergrasi dengan Nodejs dimana ketika menjalankan dev server Buffalo secara otomatis membangun frontend menggunakan webpack dan mengaktifkan live reload yang dimana sangat evisien dan keren tentunya.

Install Buffalo Menggunakan GoFish

Sebenarnya banyak cara yang bisa cara yang bisa digunakan selain menggunakan GoFish tetapi saya rasa menginstall buffalo menggunakan gofish adalah yang paling mudah untuk dilakuakan, Gofish merupakan package manager yang bisa bekerja di semua platform baik Windows, MacOSX, dan Linux. Jika belum menginstall GoFish bisa menginstallnya terlebih dahulu “[install gofish][2]“.

gofish install buffalo

Jika sudah terinstall maka buffalo binary bisa di buka dalam direktori C:\ProgramData\bin dalam bentuk symlink dan buffalo yang di install menggunakan Gofish ini tidak mendukung sqlite.

Membuat Buffalo Project

Setelah berhasil menginstall buffalo sekarang membuat sebuah project baru menggunakan perintah di bawah, ketika perintah di bawah dijalankan maka buffalo akan membuat sebuah project baru di dalam direktori project dan secara default akan menjalankan yarn menginstall css framework Bootstrap 4 dan menginstall semua package yang diperlukan.

buffalo new project

Berikut tampilian direktori project yang menggunakan buffalo pada Explorer di Windows 10

Image - Cara Bisa Install Buffalo pada Windows 10

Secara default hugo menggunakan postgresql saat membuat sebuah project baru, pastikan postgressql telah terpasang di Windows. Sebenarnya jika ingin menggunakan database selain postgersql bisa menambahkan -t untuk mengganti database ditambahkan.

buffalo new project -t sqlite

Agar tidak capek - capek menambahkan argument baru bisa membuat sebuah file konfigurasi .buffalo.yml dan menambkan user variable $HOME yang mengarah kepada folder dimana konfigurasi ini berada.

skip-yarn: true # tidak menjalankan yarn
db-type: postgres # database, ex: sqlite3, mysql, postgres
bootstrap: 4 # versi bootstrap framework
with-dep: true # init git project

Menginstall Program GCC

Agar bisa menggunakan SQLite Database di buffalo perlu menginstall GCC karena untuk mengcompile mattn/go-sqlite3. Hal ini bisa dilakukan dengan menginstall sesuai pada issue 214, solusing adah dengan menginstall TDM-GCC.

  1. Pergi ke halaman berikut ini: http://tdm-gcc.tdragon.net/
  2. Pilih pada TDM64 bundle
  3. Jalankan TDM64 bundle
  4. Ulangi menginstall SQLite untuk Buffalo: go get -u github.com/Buffalo/buffalo/buffalo
  5. Restart ulang terminal jika perlu.

Mengganti Dari Postresql ke SQLite

Karena saya malas untuk menginstall postgresql dan karena hanya untuk dev aja saya memutuskan menggunakan SQLite pada development serta pada test dan menggunakan postgress untuk production.

development:
  # dialect: postgres
  # database: lontaran_development
  # user: postgres
  # password: postgres
  # host: 127.0.0.1
  # pool: 5
  dialect: "sqlite3"
  database: {{env "GOPATH" }}/src/github.com/kangmicin/tugas/tugas_development.sqlite

test:
  # url: {{envOr "TEST_DATABASE_URL" "postgres://postgres:[email protected]:5432/tugas_test?sslmode=disable"}}
  dialect: "sqlite3"
  database: {{env "GOPATH" }}/src/github.com/kangmicin/tugas/tugas_test.sqlite


production:
  url: {{envOr "DATABASE_URL" "postgres://postgres:[email protected]:5432/tugas_production?sslmode=disable"}}

Install Soda CLI

Agar bisa membuat database saya memerlukan Soda CLI, untuk mengginstall SODA CLI dengan sqlite dan masukan menggunakan perintah di bawah.

go get -u -v -tags sqlite github.com/Buffalo/pop/...
go install -tags sqlite github.com/Buffalo/pop/soda

Setelah menjankan perintah di atas maka akan menambahkan file binary ke dalam $GOPATH\bin dan kemudian tinggal restart CMD agar bisa menggunakan SODA CLI.

Membuat Database

Jika project dijalankan tanpa membuat database akan dihadapkan sebuah error, karena database belum di buat.

soda create -e development

Jalankan Server di Web Browser

Ketika menjalankan perintah untuk menjalankan local server maka buffalo akan menjalankan webpack untuk membuild bagian frontend dan mengaktikan live reload, jadi ketika ada perubahan makan browser akan otomatis di refresh ulang. Buka di browser pada http://localhost:3000/.

buffalo dev

Apa Selanjutnya

Kalian bisa memulai dengan membaca dokumentasi di Buffalo, dan setalah memahami cara kerjanya bisa membaca tutorialnya dan memulai membuat project kecil - kecilan. Karena Buffalo ini masih beta mungkin akan menghadapi masalah. Apakah menggunakan buffalo itu bisa mempercepat work flow itu tergantung dari project apa yang nantinya ingin dibagun tapi menurut saya dokumentasi dari buffalo sudah cukup jelas dan lengkap.

Dikumpulkan Dari Sumber: