Aplikasi Gratis Terbaik Grafik Design di Ubuntu

Advertisements

Membuat aplikasi android yang bagus diperlukan perencanaan yang matang terutama dalam sisi UI dan UX nya. Belakangan ini banyak pilihan yang bisa dipakai untuk merancang tampilan dari aplikasi yang hendak akan dibuat baik yang berbayar seperti Adobe Indesin, dan gratis (freeware) seperti GravitDesign. Bagi kalian pengguna OS Ubuntu yang hendak menggunakan Produk dari adobe pasti akan kesulitan untuk memasang karena hanya untuk mac dan windows. untuk itu sebenarnya ada beberapa aplikasi yang bisa dijadikan alternative seperti GravitDesign ini. dengan menggunakan produk ini kamu bisa membuat aplikasi kamu lebih profesional dalam segi tampilan (UI).

GravitDesign adalah program edit vector mirip seperti adobe ilustration, dreamweaver, dan coreldraw namum bisa di gunakan gratis alias freeware. Berikut penapakan dari GravitDesign nampak terlihat:

Saya kurang suka dengan tampilan logo dari Gravitdesign dan tamilan dari bagian home yang sangat jomplang dengan bagian workspacenya. Selain itu gravit design juga memiliki banyak template yang bisa digunakan seperti untuk mockup website, aplikasi mobile, dan bahkan untuk membuat banner fanspage sosial media seperti facebook. GravitDesign ini memiliki lebih sedikit tools ketibang dengan aplikasi ux lainnya jadi misalnya kamu ingin membuat logo tidak bisa langsung melakukan editing langsung di GravitDesign melainkan menggunakan aplikasi seperti Inkspace. Aplikasi ini memiliki beberapa bugs yaitu keitka melakukan rescale pada gambar vecotr seperti SVG ketikan gambar vector ini kita kecilkan ukurannya maka ukuran line tidak berubah, akibatnya gambar tertutupi.

Terapat 2 Versi

GravitDesign memiliki 2 jenis versi yang free dan pro, untuk perbedaan dari kedua jenis versi ini tidak telalu berbeda hanya . Berikut Perbedaan dari GravitDesign Pro dengan yang free

Untuk membuat UI / Mockup saya rasa penggunaan dengan menggunakan GravitDesign free sudah memadai dan tool lengkap.

Smart Aligment Object

Misalkan Untuk melakukan align agar lingkaran kecil berada di tengah dari lingakaran besar, maka kita perlu mendrag layer yang ada ligkaran kecil kedalam layer yang ada lingkaran besarnya, klik pada layer lingkaran kecil tadi, pada bagian pojok kanan atas di atas position

Mempercepat Waktu Kerja

Jika kita mengingat pada pepatah lama “waktu adalah uang” dengan penerapan workflow yang tepat kamu dapat mempersingat waktu kerja dan sehingga tidak melewati deadline yang diberikan. Misalnya penggunaan shortcut, pemakaian tools, serta penempatan workspace dan assets. Berikuta beberapa tips yang bisa dilakukan:

Cara Seleksi layer

Ada saatnya kita ingin mengedit object yang berada di dalam group dan terkadan sangat sulit agar object ini bisa terpilih untuk mengatasi ini bisa mengaktifkan opsi “Click-through this element”. Maka elemen / Object yang ada didalam kita bisa terseleksi tanpa keselurhan object yang ada di dalam group.

Object yang sama menggunakan Symbol

Dengan menggunakan Symbol makan akan memudahkan ketika melakukan revisi, perubahan jadi elemen / object yang ada tidak perlu di edit satu persatu. Cukup hanya dengan mengubahnya pada symbol saja.

Aplikasi Style ke elemen

Ada saatnya kita hedak membuat mockup atau membuat tampilan pada komponen tertu seperti title dan body. Agar tidak perlu untuk mengapilkasikan tampilan kepada elemen yang baru bisa menggunakan style. Kehebatan dari penggunaan style ini bisa melakukan sync tampilan, sehingga saat mengedit tampilan pada elemen yang menggunakan style yang sama dan ketika melakukan sync maka elemen lainnya yang memakai style yang sama akan ikut berubah juga.

Custom Effect

Agar tampilan dari UI tidak datar, maka bisa menggunakan effect yang disediakan oleh Gravit Design. Meskipun effect tidak terlalu banyak tetapi saya rasa cukup untuk keperluan design ui. Misalkan ingin mengaplikasikan Material Design, dan ingin membuat kartu maka bisa menggunakan effect drop shadow sehingga akan nampak kartu terlihat meski memiliki latar belakan warna yang sama.

Selain itu ada bebera Effect yang bisa digunakan, berikut adalah hasil dari effect - effect dan pengaplikasiannya. Kita juga bisa mengkombinasikan effect - effect tadi sehingga menghasilkan gambar yang lebih dinamis dan lebih realistik.

Masking elemen

Untuk melakukan masking terhadap sebuah element menggunakan shape dari element yang lainnya maka bisa menggunakan cara klik kanan pada semua layer yang akan di masl “make with shape” atau dengan shortcut Ctrl+Shift+M. Jika melakukan masking pastikan element yang akan digunakan sebagai mask berada pada posisi paling atas pada layer yang sebelummnya telah terpilih.

Jika berhasil maka layer pertama akan menjadi mask dan element pada layer di bahwanya akan berada di dalam object di dalmanya. Mask yang telah di buat ini layaknya seperti layer group jadi untuk mengembalikan ke semula bisa klik kanan pada layer yang ada pada posisi paling atas kemudian klik pada “ungroup selection” atau Ctrl + Shift + G.

Export Project

Gravit Design meberikan keleluasaan dalam export project mulai dari canvas, selection, dan layer. Jika ingin mengexport sebagian dari canvas bisa menggunakan selection atau layer. Perbedaan dari keduanya adalah jika menggunakan selection maka bisa export elemen yang berada pada layer berbeda tetapi jika export menggunakan opsi layer maka akan mengexport semua elemen yang ada di dalam satu layer.

  • Share